Arema & Persipura Penentuan Nasib Persib Persib mulai berhitung terkait peluang mereka menjadi juara musim ini.

1 Mar 2010 21:53:00

Cristian Gonzales - Persib Bandung (GOAL.com / Dhedhe D.)
Galeri Foto
Perbesar
Cristian Gonzales - Persib Bandung (GOAL.com / Dhedhe D.)

Hal-Hal Terkait

Tim

Persib Bandung masih memiliki peluang cukup besar untuk menjadi juara Superliga 2009/10. Kunci untuk bisa mewujudkan ambisi itu adalah memenangkan dua laga penting melawan dua rival utamanya Arema Indonesia dan Persipura Jayapura.

Pertandingan kandang melawan Arema Indonesia, 14 Maret, dan Persipura Jayapura, 2 Mei mendatang, memang akan menentukan langkah Persib untuk merebut gelar juara Superliga 2009/10.

Jika hasilnya seri atau kalah, dipastikan gelar juara kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional musim ini kembali akan lepas dari genggaman Maung Bandung.

Manajer Persib H Umuh Muhtar bahkan menilai partai kandang melawan Arema adalah partai final. Kemenangan atas Arema adalah 'harga mati' yang harus diraih oleh skuad pelatih Jaya Hartono.

"Pertandingan nanti akan menentukan nasib Persib. Jika kalah, peluang juara semakin berat. Kemenangan bisa memperkecil jarak dari Arema. Mau tidak mau kita harus bisa memenangi pertandingan," kata Umuh saat dikonfirmasi, Senin (1/3).

Jika berhasil mengalahkan Arema, raihan poin tinggal berbeda tiga poin saja karena Persib memiliki jumlah pertandingan kandang yang lebih banyak daripada Arema dan Persipura.

Menurutnya, Persib memiliki banyak peluang untuk meraih prestasi tersebut karena setidaknya masih memiliki 14 sisa laga lagi di putaran kedua Superliga musim ini.
Category: 0 komentar

Maung Bandung Terancam Di-WO

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Para pemain Persib menggelar latihan pagi di Stadion Bumimoro, Akademi Angkatan Laut (AL), Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (12/2).
Rabu, 3 Maret 2010 | 11:09 WIB
BANDUNG, TRIBUN-Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persib diultimatum PT Liga Indonesia (PTLI) untuk segera memastikan stadion yang akan pakai tim Maung Bandung menjamu lawan-lawannya pada lanjutan putaran dua Liga Super Indonesia 2009-2010. Panpel Persib diminta PTLI sudah bisa menyodorkan nama stadion pada Jumat (5/3).

Kenyataannya hingga sekarang, Persib belum punya stadion untuk menggelar pertandingan kandang melawan Bontang FC 11 pada 11 Maret mendatang. Persib terancam terusir dari Stadion Si Jalak Harupat karena stadion ini akan direnovasi untuk keperluan Porda Jawa Barat 2010.

"Kami diberi batas waktu oleh PT Liga sampai hari Jumat. Kami diminta untuk segera melaporkan stadion yang akan dipakai (Persib)," kata Ketua Panpel Persib Risha Adi Widjaya, Selasa (2/3).

Diakui Risha, Panpel diwajibkan memenuhi ultimatum tersebut karena jika tidak, Persib akan dinyatakan kalah walk over dari lawannya. "Yang pasti tanggal 11 Maret, Persib tetap akan bertanding. Sebelum batas waktu yang diberikan, kami akan sekuat tenaga memastikan stadion yang akan dipakai," ujar Risha
Category: 0 komentar

Persib Kunjungi dan Beri Bantuan Korban Banjir Baleendah

BANDUNG,(PRLM).- Keceriaan terpancar dari korban banjir di Kec. Baleendah, Kab. Bandung di penampungan warga sementara, pasalnya bintang lapangan hijau Persib Bandung mengunjungi mereka, Selasa (3/3). Pasukan "pangeran biru" bersama manajemen dan memberikan santunan uang tunai Rp 10 juta dan barang-barang seperti selimut dan makanan senilai Rp 200 juta yang disalurkan untuk korban bencana alam Kab. Bandung.Secara simbolis, bantuan itu diterima oleh Bupati Bandung Obar Sobarna.
Gilang Angga dkk menengok warga yang masih mengungsi di Gd Juang dan GOR sebaguna kelurahan Baleendah. Tak henti, permintaan foto dan tanda tangan terus berdatangan dari para pengungsi dan warga sekitar.
Menurut Komisaris Utama PT. Persib Bandung, Zainuri Hasyim, kegiatan tersebut merupakan bukti kepedulian Persib yang kini milik warga Jawa Barat dan Kabupaten Bandung merupakan bagian dari Jabar. "Ini kepedulian, terutama pada daerah-daerah yang terjadi bencana alam. Bantuan ini, walaupun kecil, bisa meringankan beban rekan-rekan, karena kita beruntung enggak mengalami hal seperti itu," tutur dia. Dia menambahkan, pada kegiatan tersebut Persib didukung oleh bank BTPN, Yomart dan Mark Plus, dan Radio Cosmo
Category: 0 komentar

Sedih, Nonton Persib di TV

PERTARUNGAN tim papan atas di klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) musim 2009/2010 semakin panas. Hal itu membuat tim papan atas termasuk Persib harus bekerja keras untuk dapat memenangkan seluruh sisa pertandingan musim ini.

Sedangkan bagi para bobotoh, ini menjadi ketegangan tersendiri. Pasalnya bobotoh tidak rela kalau Persib harus kembali puas berada di urutan 3 seperti musim lalu. Hal itu juga yang diungkapkan oleh staf Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bandung, Meiwan Kartiwa.

”Tahun ini Persib harus juara. Bobotoh lebih bangga kalau Persib menjadi juara dibandingkan hanya berada di urutan 2 atau 3. Apalagi kalau sampai lebih buruk dari tahun lalu,” ujar Meiwan yang sehari-hari menjadi juru foto kegiatan Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada.

Menurutnya, beberapa pertarungan yang wajib diselesaikan dengan kemenangan yaitu saat Persib menghadapi Arema Indonesia (14/3) dan Persipura Jayapura (2/5) mendatang. Karena posisi keduanya berada di atas Persib.

”Kalau lawan Arema dan Persipura kita hanya seri atau bahkan kalah, peluang Persib untuk menjadi juara semakin tipis,” analisa Meiwan.

Selain melawan Arema dan Persipura, seperti bobotoh lainnya, Meiwan berharap Persib dapat memenangkan pertandingan melawan Persija Jakarta, (25/3) mendatang. Jika sebelumnya Maung Bandung ditahan imbang oleh Macan Kemayoran, maka di partai tandang nanti, harus menang.

”Kalau saja Persib menang dikandang Persija, terutama di Jakarta, saya yakin Persib bisa jadi juara. Karena menang atas Persija pasti akan membuat pemain Persib menjadi lebih bersemangat. Apalagi bagi bobotoh, itu hal yang sangat istimewa,” tuturnya.

Karena tugas yang harus dijalaninya, Meiwan merasa sedih karena hanya bisa nonton Persib melalui layar kaca. Padahal sebelum sibuk kerja, dan Persib bermain di Stadion Siliwangi, menyaksikan langsung sudah menjadi kewajiban
Category: 0 komentar

Kunjungi Korban Banjir, Persib Libur Latihan


Bandung - Banjir yang menggenangi beberapa lokasi di Kabupaten Bandung hingga saat ini ternyata menarik rasa simpati dari kubu Persib Bandung. Skuad arahan pelatih Jaya Hartono ini pun akan mengunjungi korban banjir.

Demi kunjungan ini, tim pelatih sengaja meniadakan latihan pagi dan sore besok. "Besok akan mengunjungi korban banjir, jadi nggak latihan," ujar Asisten Pelatih Persib, Yusuf Bachtiar kepada wartawan usai latihan di Stadion Siliwangi, Selasa (2/3/2010).

Latihan Maung Bandung kali ini tidak dihadiri beberapa pemain kunci yang dipanggil Timnas. Di antaranya adalah Eka Ramdhani, Gilang AK, dan penjaga gawang yang baru didatangkan dari Arema Malang, Markus Horison.

Disinggung soal kesiapan Persib menghadapi 3 laga kandang yang padat dimulai sejak  11 Maret ini, Yusuf mengatakan target Pangeran Biru adalah kemenangan untuk mendekatkan diri pada puncak klasmen.

"Target kami menang di 3 laga home demi puncak klasemen," tutupnya.
Category: 0 komentar

M Ridwan Ke Persib?

BANDUNG - Perburuan pemain jelang penutupan bursa transfer, Minggu (28/2/2010) begitu gencar. Tak terkecuali Persib Bandung. Bahkan, dikabarkan Persib tengah mengincar wing back Pelita Jaya Karawang M Ridwan.

Kebetulan, Persib tengah membutuhkan pemain sayap pelapis Gilang Angga. Jika menilik kebutuhan, maka M Ridwan sangat cocok dengan kebutuhan tim Persib.

Namun, sumber internal di Persib menyebutkan peluang untuk merekrut M Ridwan cukup tipis.

"Karena mungkin dia (Ridwan) merasa segan meninggalkan timnya yang diambang degradasi. Tapi ini bisa jadi gimana lobi manajemen Persib," ungkap sumber itu.

Saat dikonfirmasi, Asisten Pelatih Persib Yusuf Bachtiar mengaku belum tahu soal kabar tersebut. Yang jelas, Yusuf mengakui timnya butuh pelapis di sektor sayap.

"Biar manajemen yang mencari. Yang jelas kita butuh pemain sayap, kiri dan kanan," ujarnya.
 
Category: 0 komentar

Persib Tolak Mantan Pilar Timnas U-16 Korsel


Tidak mampu menampilkan permainan sesuai kebutuhan tim, Persib batal rekrut mantan pilar timnas U-16 Korsel.

Oleh Yuslan Kisra

27 Feb 2010 19:15:00

Tim Persib Bandung (GOAL.com / Dhedhe D.)
Galeri Foto
Perbesar
Tim Persib Bandung (GOAL.com / Dhedhe D.)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Keinginan pemain asal Korea Selatan (Korsel) Lee Young Pyo untuk berbaju Persib Bandung di putaran kedua Superliga 2009/10 tidak bisa terwujud, setelah manajemen Maung Bandung menolak merekrutnya.

Dalam seleksi yang dilakukan tim pelatih saat berujicoba melawan Persib U-21, Sabtu (27/2) pagi, penampilan Lee kurang greget. Selain itu, skill bermainnya biasa-biasa saja sehingga pelatih Jaya Hartono tidak tertarik dengan pemain asal 'negeri ginseng' tersebut.

Jaya menilai, Lee yang sejak dua hari lalu ikut seleksi kurang memiliki kemampuan mumpuni untuk berkiprah di ajang kompetisi level tertinggi sepakbola nasional, yang terkenal keras dan padat.

Mantan pilar timnas Korsel U-16 tersebut diyakini tidak bisa beradaptasi dengan Liga Indonesia.

“Yang kita butuhkan adalah pemain winger yang sudah jadi sehingga nantinya bisa langsung kita turunkan. Saya menilai Lee tidak cocok dengan kebutuhan tim Persib saat ini,” kata Jaya seusai uji coba.

Jaya menganggap Lee bukan tipikal pemain yang karakter bermainnya sesuai dengan kebutuhan tim.

Meski Lee dikabarkan mampu beroperasi di empat posisi sekaligus, Jaya menilai yang bersangkutan tidak bisa memberikan warna positif bagi tim. Di lihat dari krosing, serangan, dan pertahanan penampilan Lee kata Jaya, jauh dari patokan yang diinginkan.

“Saya butuh pemain sayap dan posisi itu tidak cocok dengan Lee. Saya sudah coba mainkan dia sebagai wing bek, tapi hasilnya jauh dari harapan. Dia terlihat tidak menguasai sektor kanan,” kata Jaya.

Awalnya Lee didatangkan manajemen untuk menempati posisi wing bek kanan. Posisi ini hanya ditempati oleh Gilang Angga. Sebab pemain pelapis yang ada, seperti Cucu Hidayat dan Wildansyah, bukanlah pemain sayap murni.
Category: 0 komentar